“Apakah Anda punya teman dekat di tempat kerja?”

Mungkin Anda merasa itu pertanyaan lucu, remeh. Tapi, itu satu pertanyaan dari GallUp yang membahas kualitas hubungan di tempat kerja dan dapat memprediksi kinerja tim.

Jika di organisasi Anda menjawab “Iya”, maka dapat diterjemahkan organisasi Anda menunjukkan profit yang baik, disukai oleh konsumen, dan adanya suasana aman di tempat kerja.

Punya sabahat di tempat kerja berhubungan dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi. Dan hasilnya, pergantian karyawan yang rendah. Orang-orang ingin tetap berada di tempat di mana mereka bisa mendapatkan waktu yang menyenangkan, dan menikmati hubungan sosial yang hangat dan kuat.

Interaksi dapat menggantikan struktur sosial di dalam organisasi. Ada hubungan yang mendalam antara interaksi ringan setiap hari dengan kinerja keseluruhan. Obrolan singkat/tek-tok dengan teman antar bidang kerja di jam istirahat -jika positif- dapat merekatkan hubungan, sekaligus jadi momen berguna berbagi pengalaman.

Terdapat situs berita dan opini keuangan “24/7 Wall St.” yang rutin merilis “Daftar Perusahaan Terburuk Sebagai Tempat Kerja”. Hasilnya, hampir selalu mengarah pada hubungan tidak sehat antara pemimpin organisasi dan karyawannya.

Penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial merupakan tanda yang sangat kuat bagi kesehatan pribadi. Berdasar penelitian Martin Seligman, bapak psikologi positif itu, individu yang bahagia menikmati hubungan yang baik dan intim dengan orang-orang yang mereka sayangi dan yang menyayangi mereka.

Yang kedua dari Dan Gilbert, dosen psikologi di Harvard University. Ia berkata “Hubungan sosial merupakan prediktor yang kuat bagi kebahagiaan, lebih kuat daripada uang. Orang yang berbahagia memiliki jejaring sosial yang luas dan hubungan yang baik dengan orang-orang di dalam jejaring itu.”

Tentu, kita sudah-dan-terus merasakan manfaat hubungan sosial yang positif bagi kebahagiaan dan kesehatan. Membangun hubungan baik di tempat kerja, entah sudah jadi prioritas atau belum bagi Anda, yang pasti secara budaya kita terbiasa “Mangan ra mangan, sing penting ngumpul.”

Mungkin di tulisan selanjutnya, saya ingin membahas dua unsur dasar dalam merekatkan dan membangun hubungan berkualitas, terutama di tempat kerja.

Stay safe, be healthy.

ceritatetangga

www.RioPurboyo.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

"Kualitas hidup kita ditentukan oleh kualitas pertanyaan kita"Temukan 3 Cara Kelola Pertanyaan untuk Mendapatkan Jawaban dan Hasil Terbaik