Rumah Bahagia

Kebahagiaan – kata filosof – lahir dari kesadaran bahwa ada beberapa hal yang manusia dapat  kendalikan dan beberapa lainnya di luar kendali.

Hal-hal yang dapat kita kendalikan, antara lain:

1. Apa yang kita fokuskan.

2. Apa yang kita anggap penting.

3. Apa yang kita lakukan atau tidak kita lakukan.

4. Apa yang kita katakan atau tidak kita katakan.

5. Apa yang kita terima (ijinkan) dan apa yang kita tolak.

Hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan, antara lain:

1. Apa yang terjadi pada diri kita.

2. Apa yang terjadi di dunia.

3. Apa yang kita rasakan.

4. Apa lintasan pikiran yang melintas di benak kita.

5. Apa yang orang lain pikirkan, katakan, atau lakukan.

Hal-hal yang dapat kita pengaruhi, antara lain:

1. Apa yang kita rasakan.

2. Perilaku orang-orang di sekitar kita.

3. Lingkungan sekitar kita.

4. Ekonomi, sosial, dan budaya.

Satu hal pasti yang tidak dapat kita pengaruhi, adalah: Masa lalu.

Terlihat jelas, betapa kecil hal yang dapat kita kendalikan secara langsung, yakni diri sendiri (sikap, kata-kata, pilihan-pilihan, dan tindakan). Dan betapa besar dan banyak hal yang dapat kita pengaruhi, dari lingkungan kecil hingga skala global.

Hidup yang efektif, yang seger+waras, dapat kita mulai dari menolak berfokus dalam hal-hal di luar kendali diri, untuk kemudian lebih berfokus mengoptimalkan apa sumber daya yang ada dan dalam kendali diri.

Fokus benar-benar pada apa yang ada dalam “rumah kita”, tidak hanya meningkatkan efektivitas pribadi, tapi juga mengurangi tingkat stres.

Mickey Rivers, pemain baseball legendaris, bilang, “Saya tidak khawatir akan hal-hal yang tidak dapat saya kendalikan, sebab kalau saya tidak dapat mengendalikannya percuma saja saya mengkhawatirkannya. Dan, saya tidak akan khawatir akan hal-hal yang dapat saya kendalikan, sebab jika saya dapat mengendalikannya percuma saja saya mengkhawatirkannya.”

Selamat berlatih.

– Rio Purboyo

Share: